Tips Memilih Asuransi Jiwa dan Kesehatan

Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan sangat dibutuhkan terutama untuk wiraswastawan dan pekerja informal yang tidak memiliki jaminan kesehatan dari suatu perusahaan atau instansi pemerintahan.
Seorang wiraswastawan seperti saya kalau sampai sakit atau cacat karena kecelakaan akan mengalami banyak kerugian keuangan/finansial karena harus menanggung biaya pengobatan dan tidak bisa bekerja mencari nafkah. Lain halnya jika seseorang bekerja di suatu perusahaan atau jadi pegawai negeri, mereka biasanya mendapatkan jaminan kesehatan yang akan menanggung biaya jika sakit dan gaji bulanan tetap dibayarkan. (Tapi tidak semua perusahaan menyediakan jaminan kesehatan yang layak lho)

Sebelum menentukan Produk Asuransi apa , dari perusahaan asuransi mana saya sangat menyarankan untuk membandingkan berbagai produk, tipe produk dari beberapa perusahaan Asuransi. Jangan terburu-buru untuk membeli produk asuransi tanpa memahami dengan sejelas-jelasnya hak dan kewajiban jika kita ikut suatu produk asuransi.

Beberapa tips untuk memilih produk asuransi :

* Tentukan manfaat perlindungan apa saja yang kita butuhkan
* Cari informasi produk-produk asuransi sesuai kebutuhan kita dengan mengumpulkan brosur dari berbagai perusahaan atau mencari informasi di website perusahaan-perusahaan asuransi
* Tanyakan kepada agen secara lebih detail tentang produk-produk tersebut secara menyeluruh sampai detail perhitungan alokasi dana yang kita bayarkan untuk apa saja
* Jangan terlalu percaya dengan apa yang dikatakan agen asuransi, karena mereka belum tentu paham betul dengan produk yang mereka tawarkan.
* Mintalah dibuatkan dicetakkan ilustrasi manfaat produk asuransi, premi yang harus dibayarkan dan pengalokasian premi yang dibayarkan itu ke mana saja
* Pelajari isi ilustrasi di rumah dengan santai dan seksama, jangan buru-buru mengambil kesimpulan, tanyakan kepada yang lebih tahu jika ada yang belum jelas
* Bandingkan produk-produk dari berbagai perusahaan asuransi, mana yang memberikan manfaat paling besar dengan premi yang paling murah, namun cari tahu juga info perusahaan tersebut apakah bonafid atau tidak
* Jangan hanya berpatokan pada penghargaan asuransi terbaik dari suatu majalah, tetapi anda perlu benar-benar tahu cara perhitungan biaya asuransi itu
* Tentukan produk asuransi pilihan anda setelah semuanya anda benar-benar pahami
* Setelah menentukan dan memutuskan membeli suatu produk asuransi kita akan menerima polis asuransi yang berisi perjanjian yang mengikat antara nasabah dan perusahaan asuransi, pelajarilah lagi isi polis, biasanya nasabah diberi waktu 14 hari kesempatan untuk membatalkan polis tersebut.

Itu tadi beberapa tips dari saya agar anda tidak menyesal suatu hari jika membeli produk asuransi tanpa memahami betul-betul hak, kewajiban dan perbandingan dengan produk lain.

Satu lagi saran saya sebagai nasabah yang pernah terkecoh dengan suatu produk asuransi “Jangan membeli Asuransi Jiwa dan Kesehatan Unit Link yang dikaitkan dengan Investasi“. Percayalah produk unit link potongannya mahal sekali, lebih baik anda ikut asuransi jiwa dan kesehatan murni dan menginvestasikan uang ke Reksadana secara terpisah.

 

Sumber : www.cakwid.net

November 17, 2009 at 1:57 am Leave a comment

Assuransi Bangunan dan Kendaraan

Asuransi sudah menjadi kebutuhan Pokok dari hidup Manusia terutama di Kota-kota Besar di Seluruh Indonesia.

Ada berbagai produk asuransi yang umum dipasarkan yaitu : Asuransi untuk Mobil, Kesehatan, Property, Rumah, Kecelakaan, Pengangkutan, Dana Pensiun, Dana Pendidikan Anak dan lainnya. Produk asuransi ini semuanya penting, tapi apa yang menjadi prioritas kita saat ini.

Perusahaan Asuransi di Indonesia juga berjumlah lebih dari 150 perusahaan. Jadi mana perusahaan yang bagus dengan produknya yang berkualitas dengan premi yang kompetitif.

Yang perlu diperhatikan dalam memilih asuransi :

Kebutuhan Utama dari Asuransi

Rumah & Mobil merupakan Asset Berwujud yang paling penting. Setiap orang pasti berpikir punya rumah dan mobil. Jadi asuransikan Rumah dan Mobil anda dengan perlindungan yang maksimal karena asset financial ini sangat berharga. Bagi Pemilik Usaha tentu asuransi Toko/Pabrik menjadi sangat penting karena tempat ini menjadi modal usaha untuk berbisnis.

Premi yang Murah namun berkualitas

Banyak produk asuransi yang ditawarkan dengan berbagai keunggulan dan macam-macam promosi. Tapi apakah kita tahu mana produk yang sesuai dengan premi yang murah namun berkualitas terutama dalam pelayanan pembayaran klaim. Kita tahu masuk asuransi itu mudah, namun bila terjadi klaim, banyak sekali kesulitan yang timbul dalam memperoleh uang klaim. Jadi kita perlu jeli dalam memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan kita.

Perusahaan Asuransi yang Sehat secara Permodalan

Tahukah anda bahwa perusahaan asuransi diatur operasionalnya oleh pemerinta dengan kinerja RBC (Risk Based Capital-perbandingan Modal berbanding dengan Risiko) minimal 120% dan modal disetor minimal Rp 40milyar per 31 Desember 2009 lalu. Ada banyak perusahaan asuransi yang tidak memenuhi persyaratan ini. Bagaimana perusahaan melakukan pelayaran polis dan klaim yang baik bila ketentuan minimal ini tidak dipenuhi. Jadi kita perlu mengetahui kondisi keuangan perusahaan asuransi yang baik.

Jaringan Operasional Perusahaan Asuransi dan Klaim

Dalam memilih perusahaan asuransi yang baik juga perlu diperhatikan Jaringan operasional atau Cabang-cabang dari perusahaan asuransi. Ini sangat penting bila terjadi klaim, maka memudahkan proses klaim. Selain itu bagaimana pengalaman masyarakat dalam proses klaim di perusahaan asuransi, apakah mudah dan cepat.

Jadikan Asuransi sebagai sahabat kita dalam kehidupan berbisnis dan berkeluarga. Hidup tidak selamanya berjalan mulus, jadi ilustrasi sedia payung sebelum hujan atau sedia obat di rumah sebelum anda sakit kepala, sangat sesuai untuk ilustrasi tentang pentingnya Asuransi

Memilih Asuransi Kendaraan

Memilih asuransi kendaraan memang tidak gampang. Apalagi di tengah-tengah persaingan yang ketat dewasa ini. Hampir semua perusahaan asuransi memiliki produk asuransi kendaraan. Tinggal calon nasabah memilih yang mana yang layak diambil.

Untuk itu di bawah ini kami sajikan beberapa kriteria agar tidak salah pilih:

1. Calon nasabah jangan terpaku pada tarif premi murah. Sebab, dalam persaingan dewasa ini, banyak perusahaan asuransi yang banting harga, menawarkan tarif premi murah. Padahal belum tentu ada jaminan pelayanan.

2. Lihat paket asuransi yang ditawarkan. Misalnya luas jaminan sampai seberapa banyak. Sebab, luas jaminan ini harus disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan calon nasabah.

3. Lihat pula jaringan dari perusahaan asuransi yang bersangkutan. Misalnya berapa banyak punya kantor cabang atau berapa banyak punya bengkel rekanan, sehingga begitu ada klaim tidak menunggu lama guna memperbaiki kendaraan atau melaporkan kendaraan yang hilang.

4. Bisa ditanyakan lebih dahulu kemudahan, fasilitas atau nilai tambah apa yang bisa diperoleh bila membeli polis di perusahaan itu. Misalnya, apakah ada mobil derek, mobil pengganti atau hotline service, jasa montir, mobil ambulans dan lain sebagainya. Dan, yang tak kalah pentingnya adalah kemudahan untuk melakukan perubahan-perubahan serta kemudahan dalam bertanya.

5. Perlu dipertimbangkan pula bonafiditas perusahaan asuransinya. Jangan sampai begitu ada klaim, bengkel rekanan pun tidak punya. Sebab, banyak perusahaan asuransi mengklaim mereka adalah yang terbaik. Padahal kondisi keuangannya sudah sangat parah.

Selain yang tersebut di atas, masih ada beberapa faktor yang seharusnya dipertimbangkan dalam proses memilih suatu perusahaan asuransi termasuk dalam memilih produk.

Hal yang perlu diingat bahwa dalam memilih perusahaan asuransi swasta, maka yang harus dipertimbangkan secara umum adalah tiga faktor. Pertama, kekuatan keuangan (security). Kedua, jasa (service). Dan ketiga, biaya atau beban. Kekuatan keuangan asuransi menyangkut kemampuan keuangan perusahaan tersebut untuk memenuhi janjinya jika keadaan membutuhkan. Hal ini penting diketahui, karena tidak sedikit perusahaan asuransi yang tampak di luarnya mentereng. Misalnya gedungnya bertingkat, kendaraan direksinya bagus-bagus. Tetapi tatkala terjadi klaim dari nasabah, perusahaan tersebut tidak mampu membayar. Dalam menilai kekuatan keuangan ini ada beberapa tolok ukur yang perlu diperhatikan. a. Aset dan liabilitasnya. Ini bisa dilihat dari laporan neraca keuangan yang diumumkan di koran. Lihat juga, apakah investasinya ditanam pada current atau longterm. Dari segi liabilitas (kemampuan melunasi kewajiban) akan terlihat di neraca, bagaimana utangnya pada reasuradur, bagaimana dia memenuhi kewajiban membayar klaim, dan lain sebagainya. Indikator liabilitas antara lain net equity (modal sendiri) dibagi `net premi` (premi bersih) minimal 50%. Modal sendiri dibagi `gross premi` (premi kotor) minimal 20%. Batas tingkat solvabilitasnya, yang terlihat dari modal sendiri dibagi premi bersih minimal 10% dan dana investasi dibagi cadangan teknik minimal 100%. b. Underwriting Policy. Di neraca dan laporan tahunan akan terlihat bahwa asuransinya masih untung, atau mengalami pertumbuhan laba. Ini berarti underwiting policy-nya bagus. c. Underwriter-nya. Asuransinya memiliki tenaga-tenaga yang berkualitas atau tidak. Itu diketahui dari profil perusahaan yang memuat para underwriter-nya. Jasa (service) merupakan cermin sejauh mana sumber daya manusia di perusahaan tersebut berkualitas atau tidak. Apalagi, perusahaan asuransi adalah menjual jasa, maka layanan prima merupakan kunci utama. Misalnya, sejauh mana kecepatan pelayanan baik dalam menerbitkan polis apalagi dalam pembayaran santunan atau klaim. Selain itu, soal pelayanan sebenarnya bisa dirasakan sendiri oleh nasabah. Apakah perusahaan asuransi ini sudah betul-betul memberikan pelayanan terbaik buat nasabahnya. Dalam hubungan ini perlu juga dipertanyakan, apakah perusahaan asuransi ini mereasuransikan pada reasuransi yang keamanannya kelas satu. Ini bisa dilihat dari laporan tahunannya. Hal ini penting diperhatikan, karena bila perusahaan tersebut tidak di-back-up oleh reasuransi, besar kemungkinan perusahaan tersebut bersifat spekulatif dalam menerima premi. Masalah biaya adalah seberapa besar biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi dalam operasionalnya. Kalau lebih besar biaya dibanding pemasukan, maka jelas perusahaan tersebut tidak efisien. Kalau sudah tidak efisien, maka ujung-ujungnya akan mengalami kerugian. Dan, kalau terus-menerus rugi, pasti tidak sehat. Dalam hubungan ini bisa juga dilihat harga preminya. Bandingkan harga premi asuransi yang sama dengan asuransi yang lain. Mana yang kualitasnya betul-betul baik. Dewasa ini pemerintah sudah menentukan salah satu tolok ukur kesehatan asuransi (bukan satu-satunya) yaitu melalui mekanime RBC (Risk Base Caital). Kalau angka RBC-nya besar, ini berarti perusahaan tersebut dinilai dalam kondisi baik. Tetapi kita tidak boleh terpaku semata-mata dengan angka RBC. Sebab, bisa pula terjadi perusahaan besar yang sedang melakukan ekspansi besar-besaran seperti membuka banyak kantor cabang, maka angka RBC-nya pasti akan kecil. Sebaliknya, ada perusahaan asuransi yang kecil tetapi tidak pernah melakukan ekspansi, maka angka RBC-nya mungkin jauh lebih besar. Jadi, angka RBC tidak bisa dijadikan sebagai satu-satunya ukuran, apakah perusahaan asuransi itu sehat atau tidak. Dalam hal ini yang juga patut diperhatikan adalah kinerja perusahaan tersebut dalam dua atau tiga tahun terakhir. Seberapa besar keuntungan yang diperoleh tiap tahun, berapa besar premi bruto yang mereka terima tiap tahun, seberapa besar penambahan modal dan aset setiap tahun. Dan, yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana perilaku manajemen perusahaan tersebut selama ini. Adakah manajemen perusahaan itu selama ini ingkar janji? Pernahkah manajemen perusahaan ini mengalami wanprestasi dan lain sebagainya.

Sumber :

http://www.asuransi-mobil.com

http://pobs.vibizportal.com/asuransionline

November 16, 2009 at 10:14 am Leave a comment

Asuransi Pendidikan

Mengingat biaya pendidikan semakin mahal, maka menyiasatinya dengan mencicil dari sekarang adalah solusi yang paling masuk akal dan logis. Karena itu, menyusun program pendidikan anak sejak dini pun, selalu dianjurkan para ahli, baik pakar keuangan maupun pendidikan.

Keberhasilan akademis anak, mau tak mau memang ditunjang ketersediaan materi. Beasiswa, kalaupun ada, belum tentu jumlahnya memadai. Belum lagi persyaratannya bisa jadi cukup sulit. Konsekuensi menjadi orangtua memang mencakup memikirkan masalah pendidikan anak. Di mana pun Anda memilih, sekolah di sekolah nasional plus atau internasional yang umumnya berfasilitas lengkap dan berbiaya besar, atau sekolah negeri yang mungkin lebih ekonomis, namun biayanya tetap harus tersedia.

Bukan hanya untuk uang sekolah dan buku-buku, ekses lain dari mulai bersekolahnya anak harus sudah diperhitungkan, semisal biaya transportasi, biaya untuk menjalani persekolahan itu (jika harus makan siang di jalan bila jarak rumah dan sekolah cukup jauh, atau bila sekolahnya berlangsung lebih lama), biaya les-les yang mungkin akan diikuti anak, sampai biaya-biaya lain seperti mengadakan pesta ulang tahun atau membeli kado ultah untuk temannya yang berulang tahun di sekolah. Kalau hal-hal ini baru dipikirkan atau sudah dibutuhkan seketika, tentu saja pengeluaran terasa sangat besar, dan banyak orangtua pontang-panting mencari biayanya dalam waktu yang singkat.

Karena itulah, melakukan investasi dalam hal pendidikan anak, sebenarnya sudah mutlak dipikirkan para orangtua dalam kehidupan modern seperti sekarang ini. Mulailah dari hal-hal sederhana sampai hal besar. Inilah yang bisa dipikirkan dari sekarang.

  1. Mencari informasi di mana anak kelak akan bersekolah, dan pilihlah sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah supaya Anda lebih mudah mengawasi, dan anak pun tidak terlalu letih di perjalanan. Ingat, tahun-tahun ini kemacetan sedang terjadi di mana-mana, terutama di Jakarta dan sekitarnya. Mencari sekolah di dekat rumah adalah alternatif yang sehat dan logis.
  2. Setelah tahu berapa kira-kira biaya yang diperlukan untuk anak bersekolah di sana, mulailah melakukan perhitungan biayanya. Hitung juga inflasi, yang berarti bila bayi Anda masih berusia setahun dan baru akan sekolah tiga tahun lagi, uang sekolah yang sekarang akan mengalami kenaikan. Banyak orang menghitung laju inflasi 6-10% setiap tahunnya. Dari sini, Anda bisa mengira-ngira sebesar apa jumlah uang sekolah yang dibutuhkan.
  3. Investasi pendidikan dapat dilakukan dalam berbagai cara, biasanya dalam bentuk menabung dan asuransi. Carilah investasi yang paling cocok dengan kemampuan dan karakter atau pola keuangan yang Anda miliki.
  4. Bila kebutuhan Anda sedemikian besar sehingga tak ada dana untuk berinvestasi, maka Anda sebaiknya menghitung ulang neraca atau anggaran rumahtangga. Lihat bagian mana yang bisa dihemat. Misalnya, jika setiap hari Anda biasa makan siang di kantor, mungkinkah pengeluaran bisa ditekan kalau Anda membawa bekal dari rumah? Pengalaman orang sukses menabung umumnya sederhana saja dalam berhemat, yaitu menyetop pengeluaran yang tidak perlu-perlu amat.
  5. Sesuaikan produk investasi pilihan Anda dengan target pendidikan yang diinginkan. Saat ini sudah banyak bank yang menawarkan program-program tabungan atau investasi pendidikan. Cobalah bertanya dengan detail kepada mereka. Biasanya, sudah ada perhitungan serta ilustrasi berapa dana yang harus dikeluarkan setiap bulan atau setiap tahun, dan pada tahun kesekian, dana itu menjadi berjumlah sekian dan dapat diambil atau tidaknya.
  6. Carilah produk investasi lain yang tidak melulu konservatif, seperti tabungan. Kalau bisa, ambil produk yang tingkat pengembaliannya lebih besar daripada asumsi laju inflasi.

Sumber: www.infobunda.com

November 16, 2009 at 2:40 am Leave a comment

Asuransi Kesehatan


Asuransi Kesehatan Sudah Menjadi Kebutuhan

Biaya kesehatan sekarang dari hanya berobat ke dokter saja telah membutuhkan biaya yang cukup mahal (bayar dokter ditambah dengan pembelian obat), apalagi bila harus berobat dan menginap di rumah sakit. Biaya pengobatan yang semakin hari semakin meningkat mengakibatkan beban keluarga menjadi sangat berat bila salah satu dari anggota keluarga diserang penyakit.

Sementara itu, hal tak terduga, seperti sakit atau kecelakaan merupakan kejadian yang sering terjadi walau waktunya tidak bisa diprediksi. Karena itu sangat dibutuhkan sebuah perencanaan guna mengatasi problema atau masalah ini dengan cermat dan bijaksana.

 

Siaplah Hadapi Tak Terduga

Berikut sebuah kisah nyata yang kami tuliskan sebagai ilustrasi. Pasangan suami, istri, sebut saja Dicki dan Dina sudah memiliki seorang buah hati yang sangat cantik dengan nama Alia.

Dicki dan Dina adalah pasangan yang hidup di kota metropolitan Jakarta yang mengharuskan mereka untuk bekerja berdua guna dapat memenuhi semua kebutuhan hidup sehari-hari. Pasangan ini tinggal di sebuah perumahan di luar kota Jakarta.

Beberapa waktu lalu, buah hati mereka terserang penyakit yang mengharuskannya untuk menginap di rumah sakit karena harus menjalani beberapa tes serta perawatan yang cukup internsif. Tanpa disadari anak mereka sudah tinggal di rumah sakit selama 1 minggu.

Begitu mereka ingin menyelesaikan pembayaran tagihan rumah sakit mereka tercengang, mengapa biayanya begitu mahal? Sampai Rp. 12 juta? Mereka memang menyiapkan dana darurat akan tetapi besarnya tidak memadai untuk membayar semua tagihan rumah sakit tadi, sehingga guna melunasi tagihan rumah sakit tadi mereka harus mencairkan dana simpanan masa depan mereka.

Hal seperti ini sering kali kita dengar. Bukan hanya harus mengambil dari tabungan masa depan, tetapi malah ada yang harus meminjam terlebih dahulu ke sanak-saudara karena pengeluaran bentuk ini selalu saja diabaikan. Bagaimana Anda dapat mengatasi problema seperti ini? Ada cara yang menurut hemat kami dapat membantu Anda paling tidak mengantisipasi hal ini dari segi ketersedian keuangan untuk hal-hal yang tidak terduga. Pertama dengan menyiapkan dana tak terduga yang harus Anda isi kembali bila sudah terpakai dan kedua dengan miliki asuransi kesehatan. Kedua alternatif ini memiliki kelebihan maupun kekurangan.

Dana Tak Terduga dan Asuransi

Pilihan pertama adalah dengan menyiapkan dana tak terduga yang harus Anda sendiri tetapkan besarnya. Dari beberapa buku yang berkaitan dengan keuangan keluarga menurut hemat kami sebaiknya Anda meyiapkan dana taktis tidak terduga berkisar antara 2 sampai 6 bulan biaya hidup perbulan.

Bila pengeluaran bulanan keluarga sebesar Rp 5 juta, maka paling tidak Anda harus menyisihkan dalam bentuk tabungan sebesar antara Rp 10 juta sampai Rp 30 juta. Karena kebutuhan ini adalah kebutuhan yang tak terduga, di mana kejadian bisa terjadi kapan saja, maka penempatan di sebuah produk yang tingkat likuiditasnya tinggi menjadi saran kami. Misalnya, dalam bentuk tabungan di mana pengambilan dapat dilakukan kapan saja dengan kemudahan ATM yang sekarang hampir semua bank menawarkan kelebihan ini.

Anda sudah menetapkan besarnya serta sudah menempatkannya di tabungan, bila di bulan berikutnya Anda harus menggunakannya untuk kebutuhan tak terduga semisal memperbaiki rumah sebesar Rp 2 juta, maka sebaiknya Anda menambahkan kembali jumlah nilainya seperti semula. Misalnya, Rp 10 juta merupakan dana yang disiapkan untuk keadaan tak terduga. Bila telah terpakai Rp 2 juta maka sebaiknya Anda harus menganggarkan dana untuk menambah kembali total dana tak terduga menjadi Rp. 10 juta kembali.

Kegunaan dari dana ini untuk berbagai macam pengeluaran tak terduga bukan hanya karena sakit, tetapi untuk kebutuhan lain seperti, perbaikan rumah yang bocor, mobil tabrakan dan lain-lain. Keterbatasan dari alternatif ini untuk mempersiapkan beban tak terduga untuk kesehatan keluarga adalah dana yang tersedia sangat bergantung dengan yang Anda sisihkan untuk dana tak terduga.

Terkadang dana yang dipersiapkan tidak mencukupi dengan terus meningkatnya biaya berobat, baik itu hanya ke dokter maupun harus menginap di rumah sakit. Kelebihan dengan cara ini adalah Anda dapat menentukan besarnya dana yang harus Anda keluarkan atau Anda sisihkan. Bila tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau tak terduga maka dana yang telah Anda sisihkan tetap utuh jumlahnya.

Alternatif lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan membeli asuransi kesehatan keluarga. Dengan program ini Anda mengalihkan risiko terjadinya hal tak terduga (sakit) ke pihak ketiga (perusahaan asuransi) dengan biaya yang harus Anda keluarkan setiap tahun berupa premi tahunan yang tidak memiliki nilai tunai atau akan hilang atau hangus bila tidak terpakai dalam tahun berjalan.

Asuransi Kesehatan

Masyarakat Indonesia pada umumnya belum melihat asuransi khusunya asuransi kesehatan sebagai suatu kebutuhan. Lain halnya dengan masyarakat Amerika atau Eropa yang sudah melihat asuransi kesehatan sebagai suatu kebutuhan. Bukan hanya biaya yang tinggi untuk mendapatkan perawatan medis di negara Amerika atau Eropa, tetapi bila tidak memiliki asuransi maka akan sangat sulit bagi mereka untuk mendapatkan perawatan terbaik yang diinginkan.

Secara umum perihal asuransi kesehatan hampir sama dengan asurasi general di mana premi yang dibayarkan untuk satu tahun tidak dapat dikembalikan lagi atau hangus walau selama tahun berjalan tidak ada klaim. Beberapa perusahaan asuransi memberikan sejumlah pengembalian dari premi yang dibayarkan bila tidak ada klain selama 1 tahun berjalan, walau besarannya kecil.

Di Indonesia terdapat dua kategori asuransi kesehatan yaitu asuransi kesehatan kolektif (kelompok) dan asuransi kesehatan individu. Asuransi individu biasanya diperutukan untuk keluarga di mana hanya beranggotakan maksimal 5 individu, ayah, ibu dana 3 orang anak. Premi yang harus dikeluarkan relatif lebih tinggi dari asuransi kesehatan kolektif.

Sementara itu, secara kolektif jumlah individu yang ikut lebih besar dan biasanya premi yang dibayarkan lebih ringan karena risiko terjadinya klaim di bagi rata oleh seluruh individu di dalam kelompok. Semakin besar jumlah kelompok atau anggota di dalam satu kumpulan semakin rendah premi yang harus dibayarkan.

Manfaat Asuransi

Asuransi kesehatan adalah jenis asuransi yang menjaga ketersedian dana bila individu atau anggota keluarga terserang penyakit. Semua kebutuhan dari berobat ke dokter sampai harus menginap di rumah sakit dengan berbagai kebutuhan seperti, biaya obat di rumah sakit sampai operasi semua hal tersebut ditanggung oleh perusahaan asuransi. Secara umum jenis perawatan atau program yang tersedia adalah manfaat rawat jalan (outpatient), manfaat rawat inap (inpatient), manfaat persalinan dan manfaat perawatan gigi.

Secara umum manfaat rawat jalan (outpatient) yang ditanggung oleh perusahaan asuransi adalah:
* Konsultasi dokter umum
* Pemberian rujukan ke dokter spesilis bila diperlukan
* Konsultasi ke dokter spesialis
* Pembelian obat-obatan yang sesuai dengan daftar obat
* Pemerikasaan penunjang diagnostik

Dalam manfaat rawat jalan terdapat batas maksimum penggunaan dana setiap tahunnya. Dari total biaya pengeluaran untuk rawat jalan, secara umum di setiap perusahaan asuransi mewajibkan tertanggung untuk membayar 20 persennya.

Manfaat persalinan berkaitan dengan kelahiran anak, dari biaya melahirkan normal, melahirkan dengan alat bantu tambahan dan operasi S-caesacea. Untuk manfaat persalian terdapat masa tunggu yang biasanya sampai 280 hari. Setiap perusahaan asuransi memiliki batas masa tunggu yang berbeda-beda.

Sedangkan untuk manfaat perawatan gigi terdiri dari pencegahan, perawatan gigi dasar, perawatan gigi kompleks dan pemasangan gigi palsu. Untuk perawatan semua ini biasanya perusahaan asuransi membatasi jumlah total biaya yang bisa digunakan per-tahun. Dalam manfaat perawatan gigi terdapat kewajiban bagi tertanggung untuk membayar 20 persen dari biaya perawatan (sama dengan manfaat rawat jalan).

Ketiga manfaat perawatan seperti di atas, yaitu rawat jalan, persalinan dan manfaat perawatan gigi merupakan pilihan tambahan yang bisa Anda ambil dengan mengikuti program dasar yaitu manfaat rawat inap. Jadi Anda tidak bisa hanya mengambil manfaat rawat jalan saja, persalinan saja atau perawatan gigi saja tanpa mengikuti program dasar manfaat rawat inap.

Untuk manfaat rawat inap di mana merupakan manfaat dasar yang harus diambil terlebih dahulu, cakupan manfaat rawat inap secara umum hampir sama dari berbagai perusahaan asuransi yang ada. Manfaat tersebut adalah:
* Biaya akomodasi ruangan
* Biaya akomodasi ruangan-ICU
* Konsultasi dokter
* Konsultasi dokter spesialis
* Biaya tindakan bedah, kompleks, major, intermediate dan minor
* Biaya lain-lain rumah sakit mencakup: biaya obat, pemeriksaan lab dan diagnostik
* Rawat jalan 30 hari sebelum dan sesudah rawat inap
* Perawatan di rumah
* Layanan ambulan local
* Rawat jalan gawat darurat akibat kecelakaan
* Rawat jalan gawat darurat gigi akibat kecelakaan
* Santunan kematian

Besarnya pertanggungan sangat bergantung dengan program yang Anda ambil, berbagai perusahaan asuransi memakai nama atau jenis program yang berbeda-beda. Untuk rawat inap besarnya premi yang harus dibayar pertahun dilihat dari besarnya biaya akomodasi kamar di rumah sakit yang Anda pilih, misalnya Anda memilih biaya akomodasi dengan biaya Rp. 200,000 maka manfaat berikutnya mengikuti pilihan program yang ditentukan. Untuk ketiga program tambahan, premi yang harus dibayarkan untuk rawat jalan berdasarkan besarnya konsultasi dokter umum yang dipilih, persalinan berdasarkan biaya melahirkan normal yang diinginkan dan perawatan gigi ditinjau dari perawatan dasar.

Klaim Asuransi

Dalam hal klaim ada perusahaan asuransi yang memakai sistem penggantian (reimbursement) atau sistem provider. Dengan sistem penggantian, tertanggung harus mengeluarkan uang dulu untuk membayar biaya pengobatan yang kemudian dapat Anda klaim (meminta penggantian) ke perusahaan asuransi.

Dalam hal ini kelengkapan surat-surat administrasi menjadi keharusan. Terkadang permasalahan timbul dalam proses klaim karena tidak lengkapnya persyaratan yang dibutuhkan. Lamanya pencairan dana klaim tertantung dengan perusahaan asuransi secara umum berkisar 7 hari kerja.

Sedangkan untuk sistem provider Anda tidak mengeluarkan uang sepeser pun, Anda hanya dibekali kartu keanggotaan asuransi kesehatan guna mendapatkan pelayanan medis yang dibutuhkan. Tentunya di rumah sakit atau klinik yang telah Anda pilih sebelumnya.

Dengan sistem penggantian Anda bisa masuk ke rumah sakit mana saja. Sedangkan dengan sistem provider, Anda harus menentukan pilihan rumah sakit yang Anda inginkan berdasarkan list rumah sakit yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi tersebut.

Mungkin timbul pertanyaan, berapa besar premi yang harus kami keluarkan untuk memiliki asuransi kesehatan? Sekali lagi, besarnya premi atau biaya yang harus Anda keluarkan setiap tahun sangat tergantung dengan program yang Anda pilih. Seperti contoh di atas di mana Anda memilih program rawat inap dengan biaya akomodasi Rp.200,000, maka preminya akan dihitung berdasarkan biaya akomodasi dan umur tertanggung. Semakin muda umur tertanggung akan semakin murah beban preminya.

Pentingnya Asuransi

Setelah mengetahui dasar-dasar atau asuransi kesehatan secara umum, terlihat bahwa asuransi kesehatan menjadi sangat penting bagi sebuah perencanaan keluarga. Mengapa demikian?

Pertama, dengan mengikuti program asuransi kesehatan, secara pasti Anda mengetahui beban pengeluaran yang harus keluarkan pertahun untuk pembayaran premi tanpa harus takut bila salah satu anggota keluarga terserang penyakit.

Kedua, dengan memilih program asuransi kesehatan dengan sistem provider, bila salah satu anggota keluarga terserang penyakit maka Anda tidak usah pusing dengan permasalahan uang, karena semua itu sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi dan Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk rawat inap. Dengan rawat jalan Anda diharuskan mengeluarkan 20 persen dari total biaya.

Sedangkan dari segi kekurangannya asuransi kesehatan masih cukup mahal untuk masyarakat kita. Sebenarnya kata mahal itu sangat relatif, oleh karena itu kami sangat menyarankan agar Anda merencanakan keuangan keluarga Anda, sehingga Anda dapat melihat tujuan keuangan keluarga berdasarkan prioritas.

Bila Anda ikut dengan perusahaan asuransi yang memakai sistem provider, Anda hanya bisa memilih rumah sakit rekanan dari perusahaan asuransi. Jadi yang harus dilihat dalam hal ini adalah berapa banyak rumah sakit atau klinik rekanan yang dimiliki oleh perusahaan asuransi tersebut. Pilihan termudah adalah dengan menentukan rumah sakit terdekat dengan rumah tinggal dan tentunya dengan kualitas terbaik.

Jadi dari penjelasan tadi kami sangat mengharapkan Anda dapat melihat betapa pentingnya menyiapkan atau merencanakan dana tak terduga atau Anda mengikuti program asuransi kesehatan yang melindungi keluarga dari kesulitan keuangan bila wabah penyakit menyerang. Mulailah segera. Semakin muda Anda akan semakin mudah untuk mengikutinya dan premi yang harus dikeluarkan juga relatif lebih murah. Semoga bermanfaat. (*)

 

Sumber :  http://blog.keuanganpribadi.com

November 14, 2009 at 10:30 am Leave a comment

Asuransi Jiwa / Kematian

Asuransi jiwa merepresentasikan kondisi saling membutuhkan antara perusahaan asuransi jiwa dengan para pemegang polis. Di satu sisi, ketika pemegang polis membayar premi sesuai prosedur, saat itu dia mendapatkan keuntungan yakni berlakunya proteksi bagi dirinya secara maksimal.

Di sisi lain, kepatuhan pemegang polis dalam membayar premi menghasilkan keuntungan bagi perusahaan Asuransi Jiwa karena premi bisa dihimpun sesuai rencana dan akumulasinya bisa dikelola secara maksimal.

Apa yang terjadi manakala pemegang polis tidak melakukan kewajibannya dengan baik? Ketika yang bersangkutan tidak melanjutkan pembayaran premi pada tahun kedua, dia sedang menumpuk potensi kerugian. Dia terluput dari proteksi Asuransi Jiwa seandainya dia mengalami peristiwa tak terduga, misalnya kecelakaan atau meninggal dunia.

Perusahaan asuransi jiwa mengalami kerugian manakala pemegang polis tidak menjalankan kewajibannya dengan baik. Secara kalkulatif, perusahaan asuransi jiwa baru bisa meraih keuntungan kumulatif ketika pemegang polis memasuki tahun kelima dari kewajibannya dalam membayar premi. Itu sebabnya, pembayaran premi yang berhenti sebelum waktunya bisa menimbulkan kerugian bagi perusahaan Asuransi Jiwa.

Bijak dalam Memutuskan
Secara empatis, saya mau menyampaikan dua pemikiran penting yang bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Anda sebagai calon pemegang polis, sebelum Anda melakukan eksekusi pembelian aneka produk asuransi jiwa.

Pertama, sebelum memutuskan diri untuk membeli produk asuransi tertentu, pastikan bahwa Anda memiliki prioritas pembelian terhadap satu produk asuransi, di antara berbagai produk yang tersedia. Bila Anda merasa bahwa biaya sekolah anak-anak Anda ke depannya menjadi satu kebutuhan yang signifikan, pertimbangkan dengan bijak bahwa kebutuhan Anda yang utama adalah produk asuransi pendidikan. Sebaliknya, bila Anda lebih memperhatikan aspek keselamatan dalam bekerja dan berusaha, pastikan bahwa pilihan Anda yang terutama adalah asuransi kesehatan.

Pertimbangan skala prioritas ini bisa memudahkan Anda untuk menempatkan alokasi pembayaran premi sebagai kebutuhan utama sehingga besaran premi tersebut bisa terakomodasi dari penghasilan yang Anda dapatkan. Langkah ini bisa mereduksi, bahkan mengeliminasi risiko terjadinya kegagalan pembayaran premi di tengah jalan.

Kedua, lakukan perhitungan secara cermat terhadap perbandingan besarnya biaya premi dengan besarnya penghasilan Anda. Secara proporsional, apa pun skema pembayaran yang Anda lakukan, seyogyanya pengeluaran Anda untuk alokasi pembayaran premi ada pada kisaran maksimal 10 persen dari total penghasilan Anda. Dengan cara ini, Anda bisa menghindarkan diri dari risiko kegagalan dalam membayar premi.

Pertimbangan yang saya sampaikan tersebut mungkin bisa menjadi pertimbangan bagi Anda. Yang lebih esensial, Andalah yang mengetahui prioritas kebutuhan dalam hal membeli produk asuransi. Anda pula yang memahami seberapa besar kemampuan Anda dalam mengalokasikan sejumlah dana untuk pembayaran premi asuransi jiwa. Itu sebabnya, keputusan yang terbaik tetap ada di tangan Anda.

Seyogyanya, alokasi pembayaran premi yang harus Anda keluarkan tidak menjadi beban finansial yang memberatkan! Sebaliknya, melalui proteksi yang terdapat dalam produk asuransi yang Anda beli, premi asuransi yang Anda bayar justru bisa meringankan beban Anda di kemudian hari. Esensinya, Anda mendapatkan proteksi dan perusahaan asuransi jiwa mendapatkan repeatedly payment, sehingga semua pihak mendapatkan manfaat yang maksimal dan saling menguntungkan.

Manfaat Asuransi Jiwa

Pertama, memastikan bahwa keluarga Anda memiliki dana yang cukup seandainya Anda meninggal dunia secara tiba-tiba. Atau, keluarga Anda mendapatkan proteksi manakala Anda mengalami cacat tetap secara total akibat penyakit yang Anda derita sehingga Anda tidak dapat bekerja seperti sedia kala.

Tentu saja, kita tidak pernah mengharapkan terjadinya musibah ini. Kalaupun itu terjadi, ketika Anda sudah memproteksi diri dengan produk asuransi jiwa, keluarga sebagai ahli waris akan mendapatkan perlindungan berharga terhadap risiko terjadinya hal-hal tak terduga dalam bentuk uang pertanggungan.

Kedua, memastikan bahwa keluarga Anda dapat mempertahankan standard kualitas hidup manakala Anda meninggal dunia. Tanpa proteksi dari asuransi jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan sumber penghasilan keluarga hilang sehingga standard kehidupan keluarga Anda selanjutnya mengalami penurunan.

Kondisi tak terduga dan dampak negatif tersebut bisa dieliminasi bila Anda sudah memiliki polis asuransi jiwa. Polis asuransi yang Anda miliki akan memberikan kompensasi finansial dalam bentuk uang pertanggungan dan manfaat asuransi lainnya bagi keluarga Anda sebagai ahli waris. Sudah tentu, kompensasi yang mereka dapatkan sesuai dengan program asuransi yang Anda beli.

Ketiga, membiayai pendidikan anak-anak Anda. Saat ini, kebutuhan pendidikan dari waktu ke waktu mengalami peningkatan cukup signifikan. Ada banyak orang tua yang dipusingkan dengan besarnya biaya sekolah untuk anak-anak mereka yang mau masuk ke jenjang SD, SMP, SMU, atau Perguruan Tinggi.

Ketika Anda sudah mengikutsertakan anak-anak Anda tercinta dalam polis Asuransi Pendidikan, atau polis asuransi Anda sudah mencakup perencanaan kebutuhan biaya pendidikan untuk anak-anak, beban berat yang ada di pundak Anda dalam membiayai pendidikan mereka sudah bisa teratasi.

Ketika Anda membayar premi, ibaratnya Anda menyicil sedikit demi sedikit untuk kebutuhan masa depan anak-anak Anda. Pada saat mereka memasuki usia sekolah sesuai ketentuan dalam polis, uang pertanggungan akan keluar atau dapat ditarik. Dana dari uang pertanggungan ini akan sangat membantu Anda ketika anak-anak memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.

Keempat, memenuhi kebutuhan Anda di hari tua atau tersedianya tabungan hari tua. Pada saat Anda masih masuk dalam usia produktif, Anda bisa mendapatkan penghasilan yang maksimal, dan itu sesuai dengan kontribusi yang Anda lakukan.

Seiring dengan berjalannya waktu, usia Anda terus bertambah, dan sampai pada satu titik Anda akan memasuki masa pensiun. Saat itulah, premi yang Anda bayarkan untuk keperluan hari tua akan bisa membantu Anda dalam mencukupi beragam kebutuhan. Anda tetap menerima dana yang cukup untuk kebutuhan Anda dari bulan ke bulan.

Kelima, memastikan bahwa Anda mendapatkan tambahan penghasilan manakala Anda menghadapi sakit yang serius atau kecelakaan fatal. Realitanya, tidak ada seorang pun yang membayangkan akan mengalami hal-hal yang fatal, misalnya kecelakaan atau mengidap penyakit yang berkepanjangan.
Kalau itu terjadi, dan Anda sudah memproteksi dengan asuransi jiwa, Anda bisa mendapatkan perlindungan terhadap berbagai risiko terjadinya hal tak terduga. Dalam segala keadaan yang Anda alami, polis asuransi yang Anda pegang dapat menghasilkan manfaat perlindungan sehingga Anda mendapatkan dana yang cukup selama masa perawatan. Kematian, kemalangan, tidak pernah bisa diprediksi kedatangannya.

Antisipasinya, Anda dan keluarga perlu mendapatkan proteksi melalui produk asuransi jiwa. Premi yang Anda bayarkan bisa mengurangi beban Anda dan orang-orang yang Anda cintai ketika kejadian/kemalangan tak terduga terjadi pada Anda dan keluarga di kemudian hari.

 

Sumber : http://www.prudent.web.id

November 14, 2009 at 10:28 am Leave a comment


Categories

  • Blogroll

  • Feeds


    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.